because im a girl

11 Dec 2009

images-4Pernahkah anda sebagai perempuan pastinya- mendapatkan perlakuan kurang lebih seperti judul diatas. ketika pekerjaan kita yang sama beratnya dipandang sebelah mata oleh kaum adam. Kita bisa mengerjakan lebih baik dari mereka bukan karena kita bisa tetapi karena kita perempuan. seperti salah seorang teman saya pernah mengirimi saya sebuah sms “coz ur a girl. mostly man listen what woman tryn to say. that is why i told u so“. Dia mengirimi saya sms seperti ini karena hendak meminta saya untuk melobi seseorang. Saya pada saat itu langsung berpikir, mengapa harus disertai embel-embel “coz ur a girl” mengapa tidak seperti ini saja “karena urusan ngelobi orang lu emang jagonya”, atau “kan lu udah kenal deket sama dia jadi pasti dia lebih enak ngobrol sama lu”, jadi tidak perlulah membawa embel-embel “coz ur a girl”.

seornang teman juga pernah bertanya, “kenapa ya posisi public relation itu kebanyakan perempuan” lalu teman saya yang lain -perempuan- menjawab yaaa..karena perempuan lebih jago kali. Saya hanya terdiam dan lagi-lagi bertanya dalam hati mengapa harus selalu dikait-kaitkan dengan jenis kelamin. dalam hal ini saya tidak setuju. menurut saya urusan lobi melobi tidak ada hubungannya dengan dia laki-laki atau perempuan. ada kok, bahkan banyak perempuan di luar sana yang kemampuan public speaking nya parah sampai-sampai jangankan melobi orang menanyakan alamat saja malu. dan ada juga laki-laki yang teramat sangat terampil dalam hal lobi melobi. jadi lagi-lagi please deeeh berhentilah beranggapan bahwa sebuah pekerjaan ditentukan oleh jenis kelamin.

seperti yang pernah dikatakan oleh salah seorang dosen saya, “pekerjaan itu tidak memiliki jenis kelamin”. saya setuju. Dan saya pun pernah terlibat perdebatan yang cukup sengit dengan teman saya mengenai hal ini. menurut saya benar apabila seorang perempuan merasa mampu mengerjakan pekerjaan berat so What. misalnya. seorang office girl diman dia harus mengangkat-ngangkat galon, kalau dia memang mampu kenapa tidak? mampu atau tidaknya seseorang melakukan pekerjaan berat bukan karena dia laki-laki atau perempuan. dia tidak mampu ya kerena dia tidak mampu. seperti saya, saya tidak akan mungkin sanggup mengangkat-ngangkat galon turun naik tangga karena ya..karena saya tidak mampu. kalau ada perempuan lain yang bisa itu berarti dia bisa. ada lho, seorang laki-laki yang tidak kuat mengangkat galon, tidak bisa membetulkan genteng yang bocor, tidak bisa memperbaiki pipa yang rusak. dan banyak bukan perempuan yang mampu melakukan pekerjaan diatas. pekerjaan berat.

kita pun, jangan langsung berasumsi bahwa oh..laki-laki yang tidak bisa membetulkan genteng yang bocor berarti banci, jangan dulu. tidak selalu seperti itu. banci juga kalau dia kuat ya kuat saja. laki-laki juga kalau tidak kuat belum tentu banci. saya bukan seorang feminis bukan aktives gender, juga bukan anti laki-laki. Tidak, saya tahu betul bahwa perempuan dalam hal apapun tidak akan pernah berdiri sama tinggi dengan laki-laki. Disini saya hanya ingin agar, kamu, kalian, mereka, saya, kita berhenti berangaapan bahwa berhenti mengatakan “yaa..karena lu kan cewek”. atau “udah pasti bisa lah lu kan cowok”.

laki-laki dalam kodratnya selalu harus melindungi perempuan. Dan sebagai perempuan bukan berarti harus lemah kan?


TAGS gender emansipasi public relation pandangan cowok


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post