Just another Blogdetik.com weblog
Juni 11th, 2010 oleh diandra astari

images

Pramugari. Apa yang terlintas dari benak anda ketika mendengar profesi ini. Perempuan cantik, sexy, berpakaian rok mini dan siap untuk diajak kencan kapan saja, ditambah lagi tidak punya otak, saking tidak ada otaknya pramugari bahkan tidak bisa membedakan mana suami orang mana bukan. Mungkin seperti itu.

Tapi tahukah anda bahwa sesungguhnya tidak mudah amat sangat tidak mudah bekerja sebagai pramugari. Masuk atau lolos tesnya saja tidak mudah. Jika sebagian dari anda beranngapan seperti yang saya tulis diatas maka pendapat anda sama seperti pendapat saya. “apa susahnya jadi pramugari?” begitu pikir saya. Tinggi, bersih dan bersedia memakai rok mini. Tapi pendapat itu luntur seketika ketika saya mengikuti serangkaian tes rekrutmen pramugari. Dan berkali-kali ditolak.

Lalu saya sadar bahwa bekerja sebagai pramugari memang dituntut kesempurnaan, ketelitian, kecermatan, kehati-hatian dan keramahtamahan. Jika pramugari harus bersih dan charming ya wajar saja, karena pramugari merupakan Brand image dari maskapai tersebut. jIka seorang pramugari harus ramah ya memang harus ramah karena sebuah maskapai dilihat kualitasnya dari pelayanan yang diberikan oleh pramugari tersebut. Jika pramugari harus tinggi ya harus, karena tinggi badan memang pada saat-saat darurat pramugari juga harus menyelamatkan penumpangnya sebanyak mungkin. Bayangkan bagaimana bisa melakuakn penyelamatan jika tubuh penumpangnya jauh diatas pramugarinya, sementara seluk beluk kabin pesawat adalah wilayah ‘kekuasaan’ pramugari.

Belum lagi, kerja lembur dalam hal melayani penumpang. Disaat orang-orang tidur pramugari harus berada di ketinggian 30.000 kaki, terbang melintasi samudra, melawan jetlag. Di saat perempuan lain bergelung di bahwa selimut menunggu pagi, pramugari sudah siap ‘mengudara’ melayani permintaan penumpang yang bermacam-macam, padahal ia harus meninggalkan keluarga, masa muda, dan kebutuhan badannya untuk tidur.

Dan ketika sang pramugari harus tetap bersikap ramah terhadap penumpang padahal hatinya sedang letih tapi apa yang ia dapat cemooh, dan pandangan melecehkan. Perlu anda tahu bahwa bekerja seperti ini tidak mudah. Dan perlu anda dan bahkan saya pelajari bahwa tidak ada satu pekerjaanpun yang lebih baik dari pekerjaan yang lain selama itu halal.

HAl-hal inilah yang saya pelajari dan saya pahami bahwa sungguh tidak mudah menjadi pramugari. Saya sendiri sudah 3 kali mencoba di 2 maskapai yang berbeda. Dan besok saya akan mencoba lagi meski saya tidak tahu apakah kali ini berhasil atau tidak.

Mengapa saya ngotot? apakah karena saya kurang pendidikan? Tidak. Saya sarjana psikologi. kesempatan saya terbuka lebar namun saya tidak mau, saya ingin melakukan pekerjaan yang benar-benar ingin saya lakukan. Pekerjaan yang datang dari hati.

Lantas takutkah saya dengan pandangan orang. jujur saja perasaan takut itu selalu ada. tapi niat saya tulus, jujur, dan lurus. jatuh bangun berkali-kali mengajarkan saya untuk tidak gampang menyerahkan pengorbanan saya begitu saja.

Jadi kawan, doakan saya.

It’s a long wait at the gate
Just to glimpse your fate
Just to see whether it all works out
It’s a long road, a heavy load
You gotta really want to go
And just let the others walk around
You now

Up and down again
But this time it’s different
It took some waiting to straighten
Out the bend
In and out of luck
Yeah at times it was difficult
I got a new life baby, It takes some getting used to but…

No sign of any rain
My skies are clear today
I keep bracing for that hit
But there’s not sign of it
No obstacles in sight
My skies are clear tonight (My skies are full of light)
I keep thinking I might see that cloud arrive
Oh but there’s no sign of it
No sign of it

And as I look around, it’s all new ground
The leaves on the trees touch down
But I’m above weightless as a dream
It’s been a long road, a heavy load
I just simply had to go
Had to get here hard as it’s been

In and out of luck
Yeah at time it was difficult
I got a new life baby, it takes some getting
Used to but…

-No sign of it (Natalie Grant)-

Mei 7th, 2010 oleh diandra astari

n89673

saya akan membahas salah satu novel roman yang berjudul “Secrets Of A Summer Night”, karangan Lisa Kleypas.

Novel ini sama dengan tipikal novel-novel roman kebanyakan. Bercerita tentang finding true love. Bersetting di abad 19 tepatnya di tahun 1841, di kota London. Dikisahkan 4 wanita muda berusia awal 20an bertekad untuk menemukan suami idaman.

Ada seorang gadis muda cantik, kecantikannya tiada tara. Annabelle Peyton. kecantikannya Tidak tergambarkan karena saking cantiknya, namun karena kondisi keuangan keluarga yang bangkrut bisa dikatakan bahwa kecantikan Annabelle tidak ada gunanya dalam perburuan suami. Tidak ada laki-laki bangsawan ingin mendekatinya karena Annabelle bukan keturunan bangsawan dan miskin. Pada masa itu memang status kebangsawanan dan uang adalah segalanya. Sama halnya bagi wanita muda yang eblum menikah, mereka tidak memiliki hak atau akses penuh terhadap hidup mereka sendiri. OLeh sebab itu ketika para wanita muda di London memasuki usia 19 tahun maka mereka akan mengikuti berbagai macam season yang diisi dengan acara paesta perjodohan untuk menemukan suami. Banyak dari mereka yang menikah tanpa cinta namun itu tidak apa asal mereka menikah. Dan hal itu lah yang diinginkan Annabelle Peyton ia ingin secepat mungkin untuk mendapatkan suami kaya. usia yang sudah uzur pun tidak menjadi masalah asalkan ia bangsawan dan memiliki harta kekayaan melimpah.

TApi hal itu tidak semudah membalikkan telapak tangan, Annabelle benar-benar putus asa. padahal usianya sudah mendekati batas akhir untuk bisa disebut gadis muda tidak lama lagi ia akan di sebut perawan tua di usia 25 tahun (thank’s God i life in 21 century). di sebuah pesta yang diadakan di sebuah rumah sahabat ibunya ia hanya bisa duduk-duduk saja di sudut ruangan bersama para Wallflower-wallflower lainnya (wallflower adalah sebutan bagi gadis-gadis yang tidak laku untuk diajak berdansa) dan disinilah ia bertemu dengan tiga orang gadis yang nasibnya hampir mirip dengannya. ada kakak beradik Bowman yang datang dari Amerika, meskipun lilian dan daisy bowman berwajah cantik dan memiliki kekakayaan berlimpah tapi tetap saja mereka bukan keturunan bangsawan. Lalu di sudut satunya ada seorang gadis berambut merah menyala bernama Evie Jenner, walaupun berwajah mirip boneka namun Evie gagap dan anak seorang penjudi, pria berotak kosong tidak akan mendekati wanita seperti Evie dan pria yang memiliki otak apsti tidak akan berada di pesta-pesta seperti ini mereka apsti menyibukkan diri ruang kerja.

berawal dari obrolan ringan akhirnya mereka merasa cocok satu sama lain dan memutuskan untuk menjadi sahabat. keempat gadis muda siap saling membantu untuk mendapatkan suami dan karena Annabelle paling tua maka mereka menjadikan Annablle proyek pertama mereka.

(bersambung….)

Mei 7th, 2010 oleh diandra astari

Kali ini akan kuceritakan sebuah kisah, tentang dua hal yang paling kusukai. Kisah ini memang hanya fiksi belaka, namun diyakini oleh masyarakat cina. Bahkan mitologi sastra cina klasik pernah memversikan kisah ini. Namun aku punya versiku sendiri. Sebuah cerita tentang laut dan langit.

Cerita tentang laut dan langit

Dulu sekali ketika bumi baru saja terbentuk, dimana belum ada manusia di bumi. Dimana udaranya masih selembut kapas, airnya sejernih pancaran mata seorang bayi dan hijaunya rumput selaksana permadani raksasa yang membentang. Surga dalam benakku persis seperti ini.3255308015_b6e68935d5

Terkisahlah langit yang memendam cinta teramat besar kepada laut. Cinta dan gairah yang tak dapat dibendung. Perasaan cinta dan keputusasaan. Tibalah hari dimana langit menyatakan cintanya kepada laut. “aku mencintai mu laut, katakan kepadaku apa yang dapat aku lakukan agar dapat membuatmu senang” kata langit putus asa. “tidak ada yang dapat kau lakukan langit, sebesar apapun cintamu kepadaku tidak akan pernah membuat kita bersatu” jawab laut tak kalah putus asa.

Langit tahu bahwa ini adalah cinta yang tak mungkin, dan langit pun menangis. Tangisan langit berupa hujan deras yang membasahi bumi. Langit marah tapi tak tahu kepada siapa. Kemarahan langit berupa petir yang menyambar-nyambar. “jangan menangis langit, berdoalah pada Tuhan agar melakukan sesuatu untukku. Bukankah Tuhan ada di dekat mu” kata laut dengan sedih. Dan langit pun berdoa “Tuhan, aku datang mengadu kepada Mu. Aku tidak dapat menyentuh laut ku, ciptaan Mu. Berilah aku warna supaya laut dapat memantulkan warnaku agar ia tahu betapa besar rasa cintaku padanya.” Dan doa langitpun terkabul, Tuhan memberikan langit warna biru untuk menentramkan hati langit yang selalu gundah. Ajaib, laut langsung berubah warna dari bening membosankan berubah menjadi biru mengagumkan. Semakin dalam laut maka warnanya akan semakin biru, sebiru perasaan langit kepadanya.

“Aku cantik langit, terima kasih. Katakan apa yang dapat aku lakukan untuk mu” kata laut pernuh gembira. “tidak perlu melakukan apa-apa laut, tetaplah berkilauan seperti ini aku suka memandangmu dari atas sini.” Jawab langit. Namun, laut tak ingin berdiam diri maka ia pun berdoa kepada Tuhan. “ya Tuhan bumi ini begitu luas begitu pula aku, jika aku hanya bewarna biru saja maka kasihan langit yang lama-kelamaan akan bosan dengan warnaku berilah aku sesuatu yang dapat bergerak, melambai,dan melompat” bisik laut diam-diam kepada Tuhan. Maka, tak lama Tuhan mengabulkan doa laut. Tuhan menganugerahi laut ikan-ikan bewarna-warni yang senantiasa bergerak kesana-kemari, terumbu karang yang melambai-lambai dan paus serta lumba-luma yang tak henti-hentinya melompat-lompat. “oh..laut kau cantik sekali” kata langit sambil tersenyum. Ketika langit tersenyum, awan-awan muncul berkejaran kesana kemari, matahari seolah mendekat dan bersahabat sambil memancarkan cahaya yang paling indah. “langitku lihat lah awan-awan itu indah sekali, mereka bagaikan embun menetes, terima kasih Tuhan.” Pada saat itu cerahnya langit memantulkan cahaya yang paling indah untuk laut. Kemilau pancaran sinar matahari yang seolah mendukung kisah cinta mereka dan menjadikan laut tampak seperti kilau mutiara jika dipandang dari kejauhan.

Dan tibalah malam menjelang selaksana tinta hitam nan kelam. Matahari bersembunyi, tidak ada sinar. Tidak ada cahaya dan tidak ada warna biru. “langiit aku sehitam tinta malam” kata laut sambil terisak. Langit meminta kepada matahari untuk keluar dari persembunyiannya. “aku tidak bisa langit, mintalah kepada Tuhan untuk melakukan sesuatu” kata matahari kepada langit. Lalu tanpa mengenal putus asa langit kembali berdoa kepada Tuhan. “ya Tuhan kirimkan setitik cahaya agar lautku tak lagi tenggelam dalam kelamnya sang malam”. Pinta langit kepada Tuhan. Dan Tuhan yang maha baik memunculkan bulan dan bintang-bintang. Dan laut pun berhenti bersedih. Langit pun terlihat indah dikala malam. Tak henti-hentinya laut bersyukur, kini ia tak perlu takut ketika malam menjelang karena langit akan memancarkan bulan dan bintangnya.

Hari berganti ke minggu, bulan berganti ke tahun. Tak terasa kebersamaan mereka sudah berlangsung lama sangat lama. Tapi rasa cinta langit kepada laut tak pernah surut, begitu pun sebaliknya laut sangat mencintai langit. Ketika fajar mereka, pagi menyingsing dan siang menerpa langit memandang laut dan tak henti-hentinya mengagumi keindahannya. Dan ketika matahari mulai bergerak turun, malam pun datang laut memandang langit dengan penuh kerinduan. Bulan yang bersinar dan bintang yang berkerlap-kerlip bagaikan titik-titik api kecil. Begitulah seterusnya. Dan seterusnya. Mereka hanya dapat saling memandangi satu sama lain. Memendam hasrat dan kerinduan yang tak mungkin dapat teralmpiaskan. Pernah sekali waktu laut mencoba menemui langit, namun apa yang terjadi tangga menggulung-gulung yang di bangun laut dengan susah payah menyebabkan kerusakan dan bencana. Padahal pada saat itu laut hanya ingin mengadu kepada langit bahwa betapa manusia itu kejam. Laut hanya ingin memeluk langit dan mencurahkan segala kegundahan hatinya, bahwa pemberian Tuhan telah diambil secara membabi buta oleh manusia. Karena melihat kekasih hatinya bersedih langit pun menjadi sering menangis.

Kini dalam kesedihannya, langit dan laut terus memanjatkan doa kepada Tuhan. Sambil berdoa mereka pun berjanji untuk terus bersama. Selamanya.

Diandra astari,

Jakarta 24.04.10

P.S : Ingatlah kisah ini ketika kalian memandangi langit atau laut. Selamat hari bumi.

Desember 11th, 2009 oleh diandra astari

imagesPernah kah terpikir oleh anda apakah sukses itu sebenarnya. Bukan pengertian secara harfiah namun lebih kepada makna dari sukses itu sebenarnya. Terus terang saya sediri pun masih terus mencari tahu apa sebenarnya sukses itu. Apakah sukses itu untuk sesaat atau sukses untuk selamanya. Teman-teman saya sering mengakhiri pertemuan dengan cipika-cipiki sambil berkata” sukses ya..”. Saya rasa tidak hanya saya tapi juga anda sering berkata “sukses ya…”

Sewaktu saya di interview di sebuah perusahaan multinasional, sang interviewer mengajukan pertanyaan ” apa sukses story anda?” lantas saya yang minim pengalaman kerja dan pengalaman organisasi menjawab “saya dapat menyelesaikan skripsi saya hanya dalam waktu 3 bulan” lalu saya lanjutkan dengan bagaimana perjuangan saya hidup di Jakarta sendirian. Saya juga bercerita bahwa saya yang gadis kampung tapi memiliki cita-cita besar akhirnya dapat beradaptasi dengan kehidupan Jakarta padahal saya tahu dan semua orang tahu itu tidaklah mudah. Dan, sepertinya sang interviewer tampak tidak puas dengan jawaban-jawaban saya terlihat dari keningnnya yang berkerut-kerut. Mungkin dia mengharapkan jawaban seperti “yah..saya pernah memenangkan nobel, saya juga pernah juara 1 lomba pidato, saya pernah ikut pertukaran pelajar dan seterusnya dan seterusnya” tapi alih-alih saya membeberkan prestasi saya malah menceritakan keberhasilan saya dalam bidang yang lain. lantas apakah jawaban-jawaban saya tadi dapat dikategorikan sebagai success story?

lalu, beralih kepada cerita dari teman-teman kuliah saya, yang baru lulus dan baru mulai menapaki kehidupan baru, yaitu kehidupan sebagai seorang karyawati. Bagaimana mereka selalu bercerita tentang pekerjaan mereka yang sangat menyenangkan. Bagaimana mereka dapat membeli gadget terbaru yang sedang In saat ini. lalu salah seorang teman saya berucap “ih…seneng deh berarti temen-temen… (nama disembunyikan) udah sukses semua”. Saya lagi-lagi bertanya apakah sukses itu hanya sebatas mampu membeli gadget terbaru, dan berganti-ganti pekerjaan?

Lain lagi dengan teman saya yang sudah memasuki usia  di masa dewasa akhir, menurutnya sukses itu adalah bagaimana menemukan pasangan sejiwa yang dapat diajak berbagi-maklum saja teman saya ini pernah gagal dalam pernikahan- dalam banyak hal. Membina hubungan baik dengan sang Pencipta baik untuk diri sendiri dan juga mengajak pasangan untuk turut serta apabila sang pasangan belum ‘terlalu’ dekat dengan sang Kholik. sukses juga termasuk membina hubungan baik dengan orang-orang disekitar. Saya lagi-lagi bertanya-tapi hanya dalam hati- terus bagaimana dengan mereka yang memutuskan untuk tidak-bukan belum- menikah dan bersedia untuk hidup bersama tanpa ikatan pernikahan?

saya bertannya ke banyak orang rasanya tidak adil apabila saya tidak bertanya kepada ibu saya. Dan sebagai ibu dengan bijak ibu saya berkata bahwa ” mama sih gak muluk-muluk mama merasa sukses kalau melihat semua anak mama hidup bahagia dan melihat kamu anak perempuan mama satu-satunya dapat menemukan suami yang sayang sama kamu dan sayang sama keluarga besar kita” . Lalu seketika saya mengerti bahwa ternyata sukses itu tergantung dari sudut pandang apa kita melihat. Mungkin penglaman hidup, usia, dan mungkin pergaulan mempengaruhi pola pikir kita mengenai arti sebuah kesuksesan.

Ketika saya masih sekolah dulu, saya berusaha untuk mendapat nilai sebaik mungkin, tidak ada merah di raport, selalu terlihat seperti anak manis dan dekat dengan laki-laki yang menjadi idola di sekolah adalah sukses. Begitu juga saat kuliah, IPK yang bagus, nilai B menyelesaikan skripsi hanya dalam waktu 3 bulan dan mendapatkan nilai A adalah sukses.  Mungkin, ketika saya mendapatkan pekerjaan yang saya impi-impikan, yaitu bekerja di majalah Cosmopolitan saya mengatakan bahwa saya sukses. Ketika suatu hari nanti saya dapat menghajikan kedua orang tua saya, maka saya sukses. Dan ketika saya menikah dengan laki-laki rupawan maka saya sukses.

Entahlah, sukses yang pasti adalah perasaan senang. Ya kan, selama ini kesuksesan selalu dikaitkan dengan keberhasilan dalam mencapai sesuatu. Jadi, ketika hari ini kita dapat mengerjakan Sholat 5 waktu berarti kita sukses dalam mendekatkan diri kepada sang kholik. Ketika hari ini kita membuat orang tersenyum berarti kita sukses. tidak perlu beli blackberry untuk bisa  diakui bahwa kita sudah sukses. Apapun yang kita lakukan dan dari apa yang kita lakukan itu berbuah perasaan senang dan bahagia maka kita sebenarnya sudah sukses. So..salam sukses.

Jakarta, 23:54.

Desember 11th, 2009 oleh diandra astari

victoria-beckham-goes-blonde-01-thumbIngin terlihat langsing atau bahkan kurus seperti Victoria beckham? ini dia resepnya:

Menurut situs the insider.com, rahasia sukses victoria membentuk tubuhnya hingga sampai sedemikian kurus adalah soya edamame beans, strawberry, dan 2 pints(takaran inggris) of algae and seaweed shake setiap hari. Jadi jangan berharap nasi, ayam panggang, dan gorengan yang anda konsumsi setiap hari dapat membuat anda terlihat seperti victoria. Berbahayakah diet seperti victoria? menurut Harley street  nutrionist Yvonne Bishop -Weston diet seperti Victoria tidaklah seseram kelihatannya. Algae and seawees sangat bagus untuk memberikan nutrisi kepada tubuh. Dan Dulse seaweed dapat membantu menyeimbangkan metabolisme tubuh sedangkan chlorella algae  membantu proses detoksifikasi yang mana dapat melunturkan lemak-lemak didalam tubuh. Sedangkan edemame soya kaya akan estrogen dan protein dan strawberry, siapa yang tidak tahu kelebihan buah merah ini apalagi kalau bukan anti oksidan yang sangat baik bagi kulit.

lantas, apakah anda tertarik untuk mengikuti jejak ibu dari Brooklyn, Romeo, dan Cruz ini?

selain Victoria resep diet juga datang dari negeri sendiri. Cut Tari.  wanita dengan Julukan The spicy glowing lady ini sukses menurunkan 4 kg dalam waktu 3 minggu (majalah Fitness edisi juli 2009). Rahasianya ada pada gula. no sugar no soda at all.  Dituntut untuk kembali ke size zero karena harus syuting sebuah produk kecantikan maka ibu satu anak ini harus segera menurunkan berat badannya. jadilah ia berhenti mengkonsunsi gula. Pagi sarapan susu, siang bisa makan nasi sepuasnya. dan malam kembali minum susu. di sela-sela waktu makan ia terkadang mengkonsumsi biskuit rendah kalori. itu saja. hasilnya dari berat 49 kg turun menjadi 45 kg.  Bagaimana, berani mencoba?

sumber: Fitness aand www.theinsider.com

Desember 11th, 2009 oleh diandra astari

images-4Pernahkah anda sebagai perempuan pastinya- mendapatkan perlakuan kurang lebih seperti judul diatas. ketika pekerjaan kita yang sama beratnya dipandang sebelah mata oleh kaum adam. Kita bisa mengerjakan lebih baik dari mereka bukan karena kita bisa tetapi karena kita perempuan. seperti salah seorang teman saya pernah mengirimi saya sebuah sms “coz ur a girl. mostly man listen what woman tryn to say. that is why i told u so“. Dia mengirimi saya sms seperti ini karena hendak meminta saya untuk melobi seseorang. Saya pada saat itu langsung berpikir, mengapa harus disertai embel-embel “coz ur a girl” mengapa tidak seperti ini saja “karena urusan ngelobi orang lu emang jagonya”, atau “kan lu udah kenal deket sama dia jadi pasti dia lebih enak ngobrol sama lu”, jadi tidak perlulah membawa embel-embel “coz ur a girl”.

seornang teman juga pernah bertanya, “kenapa ya posisi public relation itu kebanyakan perempuan” lalu teman saya yang lain -perempuan- menjawab yaaa..karena perempuan lebih jago kali. Saya hanya terdiam dan lagi-lagi bertanya dalam hati mengapa harus selalu dikait-kaitkan dengan jenis kelamin. dalam hal ini saya tidak setuju. menurut saya urusan lobi melobi tidak ada hubungannya dengan dia laki-laki atau perempuan. ada kok, bahkan banyak perempuan di luar sana yang kemampuan public speaking nya parah sampai-sampai jangankan melobi orang menanyakan alamat  saja malu. dan ada juga laki-laki yang teramat sangat terampil dalam hal lobi melobi. jadi lagi-lagi please deeeh berhentilah beranggapan bahwa sebuah pekerjaan ditentukan oleh jenis kelamin.

seperti yang pernah dikatakan oleh salah seorang dosen saya, “pekerjaan itu tidak memiliki jenis kelamin”. saya setuju. Dan saya pun pernah terlibat perdebatan yang cukup sengit dengan teman saya mengenai hal ini. menurut saya benar apabila seorang perempuan merasa mampu mengerjakan pekerjaan berat so What. misalnya. seorang office girl diman dia harus mengangkat-ngangkat galon, kalau dia memang mampu kenapa tidak? mampu atau tidaknya seseorang melakukan pekerjaan berat bukan karena dia laki-laki atau perempuan. dia tidak mampu ya kerena dia tidak mampu. seperti saya, saya tidak akan mungkin sanggup mengangkat-ngangkat galon turun naik tangga karena ya..karena saya tidak mampu. kalau ada perempuan lain yang bisa itu berarti dia bisa. ada lho, seorang laki-laki yang tidak kuat mengangkat galon, tidak bisa membetulkan genteng yang bocor, tidak bisa memperbaiki pipa yang rusak. dan banyak bukan perempuan yang mampu melakukan pekerjaan diatas. pekerjaan berat.

kita pun, jangan langsung berasumsi bahwa oh..laki-laki yang tidak bisa membetulkan genteng yang bocor berarti banci, jangan dulu. tidak selalu seperti itu. banci juga kalau dia kuat ya kuat saja. laki-laki juga kalau tidak kuat belum tentu banci. saya bukan seorang feminis bukan aktives gender, juga bukan anti laki-laki. Tidak, saya tahu betul bahwa perempuan dalam hal apapun tidak akan pernah berdiri sama tinggi dengan laki-laki. Disini saya hanya ingin agar, kamu, kalian, mereka, saya, kita berhenti berangaapan bahwa berhenti mengatakan “yaa..karena lu kan cewek”. atau “udah pasti bisa lah lu kan cowok”.

laki-laki dalam kodratnya selalu harus melindungi perempuan. Dan sebagai perempuan bukan berarti harus lemah kan?

Desember 10th, 2009 oleh diandra astari

images-2

apa yang bisa di ceritakan tentang aku.

aku yang -saat ini- pengangguran. aku -yang saat- ini tidak memiliki cinta. dan aku yang jauh dari keluarga. tapi tidak semua itu tidak dengan serta merta membuat ku mengeluh. ups aku bukannya tidak pernh  mengeluh tapi aku belajar untuk tidak terlalu sering mengeluh. karena, aku baru mengetahui bahwa mengeluh hanya akan membuat segala sesuatu tidak menjadi lebih baik. bahkan dengan mengeluh aku merasa seperti hmm..hilang semangat. dampaknya? jelas aku menjadi seolah-olah orang yang paling menderita di dunia.

daripada aku sibuk mengeluh sakit kaki ketika memakai high heels, lebih baik aku bersyukur bahwa aku bisa dengan lincahnya berlenggak lenggok kesana kemari berhighheels ria disaat yang sama ada perempuan lain harus kehilangan kakinya karena berbagai alasan.

ya, seperti yang pernah dikatakan Rendra dalam salah satu puisinya “hidup bukan untuk mengeluh dan mengaduh dan bukan pula demi surga atau neraka, tetapi demi kehormatan seorang manusia”.

mengeluh memang sebuah tindakan yang manusiawi, ketika kekecewaan datang maka mengeluh menjadi sebuah pelampiasan yang dapat dibenarkan. tapi tidakkah kita sadar bahwa mengeluh hanya memberi kenikmatan sesaat. yang nikmat diawal tapi tidak membawa kebahagiaan. aku pun sama seperti sebagian besar manusia yang lain. marah disaat kecewa, menangis disaat sedih, tertawa di saat bahagia dan lapar ketika puasa. tapi aku segera sadar, kalau-kalau semua sudah melamapaui batas kewajaran. aku tidak mau mengeluh dijadikan pelampiasan. kalau berbicara tentang pelampiasan masih banyak bukan bentuk pelampiasan yang lain. kalau marah ya menangislah sekerasnya lalu pergi ke temapt kareoke nyanyi sepuas-puasnya. masih pengangguran? lakukan hobi yang sudah lama ditinggalkan, siapa tahu semua bisa berawal dari sana. putus? setelah berpacaran 5 tahun. think positive. siapa tahu dia memang bajingan. ck ck ck tapi lagi-lagi it easier to said than done. tapi hey! stop complaining. aku hanya manusia biasa. daripada mengeluh bahwa tulisan ku ini sedikit sok tahu dan menggurui, lebih baik anda mencoba untuk membuat tulisan yang jauh lebih baik dari aku.

jakarta, 4:30 am

Maret 4th, 2009 oleh diandra astari


paris-hilton-red-peep-toessering sekali kita merasa kesakitan apabila memakai sepatu baru. Maunya sih tampil sexy dengan high heels tapi alih-alih sexy malah kesakitan. Berikut beberapa tips untuk mencegah lecet pada kaki ketika melangkah bersama sepatu baru.

Ø Gunakan lotion atau krim khusus kaki ke seluruh permukaan hingga telapak kaki sebelum memakai sepatu baru.

Ø Oleskan lilin ke seluruh permukaan bagian dalam sepatu baru.

Ø Semprotkan spray khusus kaki untuk menyegarkan kaki setelah beradaptasi dengan sepatu baru.

Ø Oleskan minyak goreng ke seluruh permukaan kaki sebelum memakai sepatu baru. Dijamin kaki sexy kamu terbebas dari rasa sakit. Selamat melangkah.

(Sumber cita cinta)